Kemarin siang seperti biasa sepulang sekolah ita bercerita tentang sekolahnya hari itu. Dan dia kemarin dengan bangga bercerita : Bapak aku dapat nilai e-nol.
aku spontan terkejut, lalu bertanya : hlo kok nilainya segitu apa ita ga perhatiin perintah Guru?
ternyata ita menjawab pertanyaan Guru yang dianggap salah
Pertanyaannya adalah: Apakah kamu pernah melihat Demo?
jawaban ita: Belum pernah
(dan pertanyaan selanjutnya terkait demo yang diliat itu, yang tentu saja ita ga bisa jawab karena dia memang merasa belum pernah melihat demo).
Ita bilang gini " hla kalau aku belum pernah lihat Demo, apa ya harus dijawab pernah, kan malah ga bener to pak?"
Dan menurut Guru nya jawaban yang benar adalah : PERNAH MELIHAT DEMO
Aku tertegun, lalu sorenya mencoba menilisik, ternyata buku ajarnya membahas tentang belajar demokrasi dan di situ memang ada pertanyaan tentang demo yang diceritakan ita, namun seharusnya Guru tidak serta merta menyalahkan namun menjelaskan dulu.
Bagi aku sendiri itu memberi peringatan untuk mendampingi Ita belajar lebih baik lagi.
dan ita bilang gini: "Bapak, yang dijelaskan bapak tadi Ita ga mudeng, tolong gimana caranya biar ita mudeng gitu lo pak?"
waladah.... aku harus belajar pedadogi lagi... nich ...
 |
| Ita dan Ian : Belajar Bersama (photo tahun lalu) |