Semua orang memiliki masa lalu. Namun tidak semua orang mau mengakui masa lalu itu bahkan menceritakannya, karena tidak semua masa lalu adalah masa yang indah. Bagi seseorang masa lalu yang kelam itu adalah sesuatu yang haram untuk diceritakan bahkan untuk diingat sekalipun.
Namun semalam seorang teman ngobrol menceritakan masa lalunya yang benar-benar kelam. Hidup dalam dunia hitam dan dia bisa menceritakannya dengan enteng seolah-olah itu hanya sekilas peristiwa dalam hidup biasa. Aku tidak tahu apakah pertimbangan moral masih ada dalam nuraninya. Aku terhenyak ketika mendengar dia menceritakan dengan enteng bahwa sebenarnya sudah pernah 6 kali punya anak, 4 anak digugurkan saat masih dalam kandungan krn tidak diinginkan. Gila !. Dari nada bicaranya tidak ada sedikitpun sesal. Luar biasa. Seluruh sejarah hitamnya katanya telah dia kubur dan sekarang memulai hidup baru.
Dalam hati aku bertanya apakah dia memikirkan dampak dari perbuatannya untuk orang-orang yang menjadi "korbannya"? Mungkin bagi dia masalah sudah selesai namun bagi perempuan-perempuan korban petualangannya cerita masih berlanjut. Entahlah, aku hanya menjadi pendengar yang baik, yang mencoba memetik pelajaran dari perjumpaan dan obrolan malam kemarin.
Memang lebih baik menjadi orang yang apa adanya daripada munafik. Lebih baik menjadi bekas orang jahat daripada bekas orang baik.

No comments:
Post a Comment