Sabtu - Minggu ; 11 - 12 Januari 2014, benar-benar hari yang melelahkan bagi kami serumah. Dua hari itu kami pindahan ke kontrakan. Rumah yang kami kontrak hanya selisih 2 rumah dari rumah kami. Rumah itu milik seorang pegawai Kantor Pajak di Jakarta. Aku rencana menyewa 4 bulan dan oleh pemiliknya dikenai uang sewa Rp. 3.000.000,- (dengan catatan, kalau aku butuh masih boleh diperpanjang 2 bulan tanpa biaya sewa tambahan).
Rumah itu unik, karena tidak punya dapur ... yang ada di dalamnya adalah 2 kamar dan 1 kamar mandi, ruang tamu, dan ruang tengah yang lega banget. Ian bisa main sepeda di ruang tengah itu. Dan hanya ada 1 pintu keluar sehingga rada repot. Pembuangan air kotor juga hanya bisa lewat kamar mandi, jadi kami harus menyeting ulang semuanya.
Ian dan Ita kelihatan senang krn rumah kontrakan kami tepat di depan rumah teman mainnya.
Rumah kami akan mulai direnovasi tg. 15 Januari. Awalnya akan dimulai tg 13 namun krn tg 14 libur aku menelpon Pemborongnya dan meminta tg 15 saja dimulainya agar para tukang bisa liburan dulu, kasihan juga krn mereka baru pulang nggarap proyek di Tenggarong, biarlah mereka menikmati waktu libur lebih lama dengan keluarga.
Rencananya aku akan membuatkan kamar untuk Ian di lantai 2. Jadi area dapur, carport dan ruang keluarga aku bongkar dan dinaikkan menjadi 2 lantai. Rencana pengerjaan proyek ini adalah 45 hari kerja (kurang lebih 2,5 bulan). Maka kalau aku sewa rumah 4 bulan akan sangat cukup untuk persiapan pindah lagi ke rumah pasca renovasi sambil menyortir barang-barang.
Lantai 2 nanti akan ada kamarnya ian, kamar mandi, dan ruang belajar anak-anak. Keluar ada balkon kecil yg menjadi area aktifitas membersihkan jendela dan pintu yg mengghadap keluar.
Semoga renovasi berjalan lancar...
.jpg)
No comments:
Post a Comment