Wawancara sehari kemarin menjadi hal yang menyeramkan jugabagi aku. Berdialog dari hati ke hati dengan seorang mahasiswa dengan segala yang dirasakannya dan segala problematikanya tidaklah mudah. Pertama aku harua membangun trust dengan merwka. Lalu masuk ke dalam perasaam mereka mencoba menggali hal hal yg menggangu kehidipan pribadinya, proses pendidikannya, relasi dengan keluarganya dan seterusnya.
Malamnya kami para pendamping berkumpul dan mensharingkan temuaj yang ada di kelompok.
Dan memang ada bbrapa masalah yg harus ditangani secara khusus, dengan mengundang orang tua datang ke rumah retret ini.
Kesimpulanku adalah anak itu merekam semua yg dilihatnya, yang didengarnya. Semuanya itu akhinya mempengaruhi hidupnya. Kadang mereka tidak mengakuinya bahkan memendam dlm hatinya, namun justru itu mengganjal perkembangan pribadinya.
Maka ketika kita ada masalah dengan anak atau anggota keluarga yh lain harus segera diselesaikan dan dilakukan rekonsiliasi.
Semoga keluarga keluarga kita selalu dilindungi dan dinaungi berkat dan kasih Ilahi, amin!
No comments:
Post a Comment